Yuk Kenali Penyebab Umum Sepsis

Tahukah anda dengan sepsis? Atau masih asing dengan istilah sepsis? Sepsis disebut juga sebagai keracunan dara atau septicaemia yang merupakan kondisi ketika terjadi komplikasi infeksi atau luka yang dapat berpotensi mengakibatkan nyawa teranyam. Kondisi tersbut dapat terjadi dikarenakan pembuluh darah yanng berfungi untuk melawan infeksi tercampur oleh zat-zat kimia sehingga memicu respon peradangan di dala  tubuh yang tidak dapat dilawan oleh sistem ekkebalan tubuh. Ketika kondisi tersebut terjadi, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan zat kimia ke aliran darah  untuk melawan pemicu infeksi tersebut. Ketika itu akan terjadi peradangan pada bagian yang terjadi infeksi, namun ketika sepsis terjadi, peradangan akan terjadi pada seluruh bagian tubuh.     Ketika terjadi peradangan dapat menimbulkan beberapa perubahan yang merusak sistem organ dan kegagala sistem organ tubuh. Apabila sepsis terjadi dan terus berkembang dapat terjadi syok septik, menurunya tekanan darah secara drastis, sampai dampak fatal yakni kematian. Pemicu timbulnya sepsis yakni infeksi bakteri, jamur, atau virus yang terdapat pada seluruh bagian tubuh. Namun, seringkali pemicunya yakni:

  1. Paru-paru basah
  2. Infeksi saluran kemih
  3. Infeksi saluran pencernaa
  4. Infeksi aliran darah karena  bakteri (bakteremia)

            Dilansir dari hellosehat.com, secara umum sepsis dapat terjadi pada orang dewasa yang mendekati masa tua dengan kondisi sistem imun yang mulai melemah. Berdasarkan tingkat keparahan yang terjadi, terdapat tiga tahap, yakni sespsi, sepsis parah, dan syok septik. Kondsi tersebut dapat terjadi manakala anda sedang menjalani masa pemulihan dari rumah sakit, namun kondisi tersebut tidak semuanya dialami oleh seorang pasien.

Beberapa faktor pemicunya yakni:

  1. Usia tua (sektar dari 75 tahun).
  2. Memiliki riwayat penyakit diabetes.
  3. Sedang mengalami sakit parah yang dirawat di ICU.
  4. Menderita sakit yang mneyerang sistem kekebalan tubuh, seperti AIDS, dan kanker.
  5. Dalam kondisi hamil.
  6. Sering mengonsumsi alkohol.

Yuk kenali gejala umum sepsis!

Sepsis, beberapa gejala yakni:

  1. Kondisi kejiwaan mengalami perubahan status.
  2. Berada dalam kondisi tekanan darah yang kurang atau sama dengan 100 mm Hg pada angka pertama (atas) atau siskolik.
  3. Deru napas lebih tinggi atau sama sengan 22 napas sebanyak 22 napas setiap menit.
  4. Tsuhu tubuh berada pada angka 38,3 deraat celcius atau di bawah 36 derajat celcius.

Sepsis parah, beberapa gejala yakni:

  1. Terjadinya perubahan kulit yaitu timbulnya bercak.
  2. Jumlah urin yang dikeluarkan dalam jumlah yang banyak.
  3. Berubahnya kondisi kejiwaan.
  4. Trombosit mengalami penurunan.
  5. Mengalami kesulitan bernapas.
  6. Detak jantung tidak normal.
  7. Pingsan.
  8. Sakit perut.
  9. Mengalami kelemahan tubuh secara berlebihan dan tidak dapat beraktivitas normal.

Syok septik, beberapa gejala yakni:

  1. Konsumsi obat untuk mempertahankan tekanan darah lebih tinggi atau sama dengan 65 mm.
  2. Terjadinya peningkatan kadar asam laktat dalam darah (serum laktat) setelah memeroleh pengganti cairan yang mencukupi. Ketika kondisi tersebut terjadi, berrati okeigen tidak digunakan ole sel-sel tubuh dengan baik.

Pada syok septik inilah kondisi harus diwaspadai karena lebih berpotensi menyebabkan dampak fatal yakni kematian daripada sepsis. Terjadinya syok septik ini telah mengalami perubahan dalam sistem peredaran darah, sel-sel tubuh, dan energi tubuh tidak digunakan secara normal.

            Nah, itulah gejala umum sepsis yang patut anda perhatikan apabila mulai terjadi pada diri anda agar segera melakukan penanganna yang tepat untuk menghindari hal-hal fatal. Untuk informasi mengenai kesehatan dan berdiskusi permasalahan kesehatan, anda dapat mengunjungi dokter terdekat.