Hati hati! Ternyata Diabetes Dan Asam Urat Bisa Saling Memicu

diabetes dan asam urat

Sejumlah pakar melihat adanya kaitan antara penyakit diabetes dan asam urat. Bagaimana hubungan antara kedua penyakit ini? Berikut penjelasannya mengutip dari laman deherba.com.

Kaitan Diabetes dan Asam Urat

Sejumlah pakar melihat adanya potensi kuat pada mereka dengan keluhan asam urat akan cukup potensial untuk juga mengidap diabetes. Dan hal ini juga terjadi sebaliknya. Pada sebuah riset di Stanford University tahun 2011 yang menggunakan sampel 2000 penderita asam urat, terbukti bahwa 20% dari sampel menunjukan gejala diabetes.

Bagaimana ini bisa bisa terjadi? Masih banyak misteri yang belum terpecahkan terkait kedua penyakit ini. Namun beberapa ahli melihat kaitan pola makan yang tidak sehat mempengaruhi kedua penyakit ini. Dan memicu pasien menderita sekaligus keduanya.

Apa Penyebab Asam Urat?

Sebagaimana dipahami, asam urat adalah penyakit yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat dalam darah. ASam urat merupakan residu dari proses penetralan purin. Purin sendiri merupakan senyawa turunan protein yang diperoleh dariĀ  proses metabolisme sejumlah jenis protein tertentu.

Semakin tinggi kadar purin, semakin tinggi pula kadar asam urat yang terbentuk. Tingginya konsentrasi asam urat ini akan mengendap di area persendian membentuk Kristal yang mengeras dan menyebabkan luka pada area sendi. Luka yang pada akhirnya dapat berkembang menjadi peradangan.

Apa penyebab Diabetes?

Sementara diabetes sendiri adalah masalah metabolisme ketika kadar hormon insulin tidak berimbang dengan asupan kalori dalam tubuh. Kalori akan diubah menjadi glukosa dalam darah, sedang insulin menstimulasi sel tubuh menarik glukosa darah untuk diubah menjadi energi.

Ketika produksi insulin tidak berimbang dengan kalori yang masuk, ketika sel sel tidak mampu menarik glukosa dengan optimal, maka terjadilah kenaikan kadar glukosa darah. Dan ketika hal ini terjadi terus menerus berkembang menjadi masalah jangka panjang yang disebut diabetes.

Bagaimana Asam Urat Dan Diabetes Bisa Saling Memicu?

Ada sejumlah aspek di sini yang perlu digaris bawahi, seputar penyakit asam diabetes dan asam urat. Pertama karena keduanya berkaitan dengan pola makan. Asam urat terjadi karena kebiasaan makan protein berat dan kolesterol yang mengandung purin tinggi. Sedang diabetes karena asupan makanan dengan kalori tinggi.

Yang menarik, sejumlah makanan memiliki kadar purin dan kalori yang tinggi. Jadi pola diet kedua penyakit ini cukup bersinggungan. Sehingga sangat mungkin keduanya saling memicu satu sama lain.

Aspek lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa kedua penyakit ini mungkin menurunkan fungsi ginjal. Kelebihan asam urat akan ditarik oleh ginjal. Kadang ginjal tidak berhasil mengeluarkan asam urat ini justru senyawa ini mengendap dan membentuk batu ginjal. Sedang kelebihan gula juga mungkin dibuang melalui cairan dan masuk ke dalam ginjal untuk dibuang melalui urin. Kelebihan gula pada ginjal juga dapat menurunkan fungsi ginjal.

Penurunan fungsi ginjal otomatis akan menurunkan fungsi ginjal dalam menarik kelebihan unsur senyawa dan zat zat metabolisme tubuh menuju urin. Sehingga mungkin diabetes dan asam urat untuk saling memicu.

Catatan lain seputar diabetes dan asam urat adalah kedua kondisi ini dapat saling memperburuk kondisi. Karena penderita asam urat mungkin mengalami peradangan lebih berat akibat efek diabetes. Karena tingginya kadar glukosa darah akan meningkatkan resiko peradangan pada penderitanya.

Sedang penderita diabetes mungkin akan semakin sulit melakukan pembakaran kalori akibat penderita asam urat akan cenderung kurang aktif akibat nyeri sendi. Sementara untuk meningkatkan pembakaran kalori tubuh harus lebih aktif dan banyak bergerak. Ini menggambarkan dengan jelas kaitan diabetes dan asam urat sebenarnya cukup kuat.