Fungsi-fungsi SolidWorks

SolidWorks adalah software pemodelan 3D yang menggunakan desain parametrik, yang mana menghasilkan 3 jenis file yang berkaitan dengan tiga konsep dasar Solidworks: part, assembly, dan drawing. File-file ini saling berhubungan satu sama lain, dan modifikasi sekecil apapun dapat mempengaruhi ketiga file yang berhubungan tersebut. Ketiga file tersebut dinamai fungsi, dan fungsi tersebut merupakan dasar yang penting dalam membuat model di SolidWorks.

Solidwork merupakan software yang digunakan untuk membuat desain produk dari yang sederhana sampai yang kompleks seperti roda gigi, mesin mobil, alat konstruksi, alat pertanian, dan sebagainya.

Software ini wajib dipelajari bagi yang berkecimpung dalam dunia teknik, khususnya teknik mesin dan teknik industri, karena SolidWorks sangat sesuai dibidang teknik dan prosesnya lebih cepat daripada software lainnya.

File desain dari SolidWorks bisa di ekspor ke software analisis seperti Ansys dan model desain juga bisa disimulasikan, dianalisa kekuatan dari desain secara sederhana, maupun dibuat animasinya.

 

Fungsi utama SolidWorks yaitu:

 

  1. Part

Part adalah sebuah objek 3D yang terbentuk dari fitur-fitur. Sebuah part merupakan sekumpulan fungsi solid yang terdiri dari relasi anterior, geometri, dan relasi Boolean. Sebuah part bisa menjadi sebuah komponen pada suatu assembly, dan juga bisa dibuat dalam bentuk 2D pada sebuah drawing. Fitur adalah bentukan dan operasi yang membentuk part. Base feature merupakan feature yang pertama kali dibuat. Extension file untuk part SolidWorks adalah .SLDPRT.

 

  1. Assembly

Assembly adalah gabungan dari beberapa parts, feature dan assembly lain (Sub Assembly) yang disatukan. Extension file untuk SolidWorks Assembly adalah .SLDASM.

 

  1. Drawing

Adalah templates yang digunakan untuk membuat gambar kerja 2D/2D engineering Drawing dari single component ( part ) maupun Assembly yang sudah kita buat. Extension file Untuk SolidWorks Drawing adalah .SLDDRW.