Ketahui Cara Pencegahan Kanker Serviks

pencegahan kanker serviks adalah hal yang sangat dianjurkan dalam hal kesehatan wanita. Deteksi dini untuk pencegahan kanker serviks sangat baik dilakukan dimana oleh dokter akan lebih mudah dilakukan dengan Pap smear. Maka dari itu, melakukan Pap smear secara teratur dan berkala dapat menjadi pencegahan paling baik untuk kanker serviks. Pap smear dapat mendeteksi perubahan leher rahim secara dini sebelum berubah menjadi kanker. Periksa pedoman skrining kanker serviks untuk mengetahui seberapa sering harus memeriksakan Pap smear, atau konsultasikan dengan dokter.

Langkah nyata pencegahan kanker serviks

Membatasi jumlah pasangan seksual yang dimiliki bahkan kalau bisa cobalah untuk setia dengan satu pasangan. Studi menunjukkan wanita yang memiliki banyak pasangan seksual meningkatkan resiko mereka untuk terserang kanker serviks.

Hal yang tidak kalah pentingnya dalam rangka pencegahan kanker serviks dalam hal gaya hidup adalah berhenti merokok atau menghindari asap rokok. Merokok meningkatkan resiko terkena kanker, termasuk kanker serviks. Merokok dikombinasikan dengan infeksi HPV sebenarnya dapat mempercepat displasia serviks. Cara yang paling baik adalah dengan benar-benar tidak berhubungan dengan asap rokok.

Pada orang yang aktif secara seksual, penggunaan kondom akan menempatkan pada risiko lebih kecil untuk HIV dan penyakit menular seksual lain yang dapat meningkatkan faktor risiko untuk mengembangkan kanker serviks.

Jika penderita menunjukkan Pap smear abnormal, penting untuk menindaklanjuti dengan pap smear biasa atau colposcopies, apa pun yang dokter telah putuskan. Jika penderita telah dirawat untuk displasia serviks, masih perlu menindaklanjuti dengan pap smear atau colposcopies. Displasia dapat kembali dan ketika terdeteksi, bisa berubah menjadi kanker serviks.

Pada wanita yang berada di bawah 27 tahun, mungkin sebaiknya untuk mendapatkan vaksin HPV, untuk mencegah strain HPV berisiko tinggi pada wanita. Vaksin HPV telah disetujui oleh badan kesehatan dunia untuk diberikan kepada gadis-gadis muda yang masih belia sekalipun (umur 9 tahun keatas). Vaksin ini paling efektif jika diberikan kepada perempuan muda sebelum mereka aktif secara seksual sehingga pencegahan kanker serviks dapat di monitoring sejak masih normal.