Mengenal Berbagai Instrumen Investasi Saham

Ingin investasi tapi masih bingung mau investasi kemana? Kamu sedang membaca artikel yang tepat. Dalam artikel ini, kita akan mengenal beberapa instrumen investasi saham yang bisa kamu coba beserta keunggulan dan kekurangannya. 

Emas

Emas merupakan instrumen investasi yang paling familiar di kalangan masyarakat Indonesia. Hampir semua lapisan masyarakat sudah mengenal emas sebagai instrumen investasi yang bisa mendatangkan keuntungan di masa depan. 

Investasi emas merupakan investasi pasif di mana kamu hanya perlu membeli sejumlah emas dan berharap dalam beberapa tahun kemudian harganya bisa naik. Ini menjadikan keuntungan emas tidak seagresif instrumen lainnya seperti saham. 

Namun, harga emas bisa sangat tinggi jika terjadi krisis ekonomi atau pelemahan ekonomi seperti yang diakibatkan pandemi corona tahun lalu. Pada saat itu, banyak orang yang takut jika menginvestasikan uangnya di pasar saham karena ekonomi yang tidak menentu. 

Karena itu, mereka akan mencari instrumen yang lebih aman seperti emas untuk menyimpan kekayaan. Pada saat itulah harga emas akan naik sangat tinggi. 

Deposito

Deposito merupakan produk keuangan yang ditawarkan oleh pihak perbankan untuk menyimpan uang dalam jangka waktu yang telah disepakati. Deposito menjadi instrumen investasi karena nasabah akan mendapatkan return atau imbal hasil atas sejumlah uang yang disetorkannya dalam akun deposito. 

Deposito ini cocok untuk mereka yang baru pertama kali berinvestasi karena imbal hasilnya lumayan dan resikonya tidak terlalu besar. Imbal hasil deposito berkisar antara 4 hingga 6 persen tahunnya, lebih kecil dibandingkan sejumlah instrumen investasi lain seperti reksadana. 

Namun, deposito adalah instrumen yang menarik untuk mulai berinvestasi atau diversifikasi aset. 

Reksadana

Reksadana merupakan kumpulan dana dari masyarakat yang dikelola oleh manajer investasi untuk selanjutnya diinvestasikan ke instrumen investasi. Dalam reksadana, kita mempercayakan orang atau perusahaan untuk memutar uang yang kita setorkan ke instrumen seperti obligasi, deposito dan saham. 

Keuntungannya, kita tidak perlu melakukan analisa rumit karena bisa mempercayakan uang kita ke manajer investasi yang sudah berpengalaman dan mendapatkan izin. Namun, sebagai konsekuensinya keuntungan yang kita dapatkan sudah dipotong dengan biaya manajer investasi tersebut. 

Saham

Saham merupakan instrumen investasi yang mampu mendatangkan imbal hasil tinggi namun juga risiko yang tinggi pula. Ketika membeli saham suatu perusahaan, berarti kita sedang membeli sebagian kepemilikan perusahaan tersebut. 

Investasi saham tidak bisa dilakukan secara sembarang karena memerlukan analisa mendalam. Sebaiknya pelajari dengan baik tentang segala hal seputar info saham, memilih saham yang baik dan lain sebagainya. Pelajari juga faktor industri dan ekonom yang sedikit banyak mempengaruhi emiten yang kita miliki. 

Itulah beberapa instrumen investasi yang bisa kamu coba sebagai investasi. Perlu diketahui, dalam memilih instrumen investasi pastikan kamu menyesuaikan dengan tujuan dan kondisi keuanganmu