Panduan Cara Wisata ke Labuan Bajo

Ada banyak cara untuk pergi kesini. Mulai dengan cara naik pesawat, naik kapal atau bahkan bisa juga dengan jalur darat dai arah Pulau Jawa.

Pergi Ke Labuan Bajo Dengan Pesawat

Ada beberapa penerbangan yang beroperasi ke Labuan Bajo, salah satunya TransNusa yang bekerja sama dengan Aviastar melakukan penerbangan sebanyak dua kali setiap hari dari Denpasar (Bali) ke Bandara Komodo di Labuan Bajo dengan lama perjalanan satu jam.

Selain itu, TransNusa juga memiliki tiga kali penerbangan mingguan dari Bali ke Maumere menggunakan Jet Ba3-146 berkapasitas 82 kursi. Sedangkan maskapai Merpati melayani penerbangan dari Kupang ke Maumere dan Garuda Indonesia hanya melayani Jakarta-Kupang.

 

 

Pergi Ke Labuan Bajo Dengan Kapal Laut

Ada banyak kapal yang memiliki rute menuju ke tempat ini. Beberapa diantaranya memiliki harga yang cukup murah, dan beberapa adalah berupa paket live on board yang mewah. Semua tergantung pilihan anda, mau menggunakan yang mana. Sesuaikan saja dengan budget perjalanan .

  • Speed boat menghubungkan Sape dengan Labuan Bajo dan sebaliknya tiga kali seminggu dengan biaya Rp130.000 per orang, yakni Selasa, Kamis, Sabtu dari Sape ke Labuan Bajo dan Senin, Rabu, Jumat dari Labuan Bajo ke Sape. Selain itu, ada Kapal Pelni dari Makassar atau Lombok menuju Labuan Bajo setiap dua minggu.
  •  sewa kapal labuan bajo (Rp 56.000) beroperasi setiap hari dua kali dan biasanya tiba sekitar pukul 16:00 dan sore hari. Feri dari Labuan Bajo ke Sape berangkat jam 9 pagi.
  • Sejumlah perusahaan mengatur perjalanan kapal 4 hari / 3 malam dari Lombok ke Flores atau sebaliknya dengan harga sekitar Rp 1.700.000. Anda bisa tidur di geladak di kasur tipis (kurang dari 1 inci tebal, tapi Anda sudah terbiasa dengan itu). Tidak peduli dari mana Anda memesan perjalanan, Anda akan dibawa kembali ke pantai timur Lombok dengan transfer bus / feri sebelum naik ke kapal.
  • Kapal Pelni biasanya memiliki rute dari Makassar atau Lombok. Pelni memiliki dua kapal dengan rute ke tempat ini setiap 2 minggu sekali. Kapal Tilongkabila berangkat ke Bima, Lembar (Lombok, 24 jam) dan Benoa (Bali) setiap Kamis lainnya dan kembali pada hari Minggu berikutnya untuk pergi ke Makassar dan destinasi lainnya di Sulawesi. Kapal Willis berangkat ke Bima – Benoa – Surabaya setiap hari Sabtu lainnya dan kembali Sabtu satu minggu kemudian untuk pergi ke timur menuju Marapokot dan Maumere.
  • Ada kapal feri yang bisa dinaiki mobil yang berangkat setiap minggu (per September 2012) antara Labuanbajo dan Bira di Sulawesi Selatan, meninggalkan Labuanbajo pada hari Selasa dan meninggalkan Bira pada hari Minggu. Perjalanan memakan waktu dua malam dan satu hari, dan akan transit di tengah perjalanan untuk menjemput penumpang di pulau lain.