Pemeran Utama Yang Bermain Dalam Film Lolita (1997)

Lolita merupakan film bergenre drama romantis yang digarap oleh sutradara Adrian Lyne. Dirilis tahun 1997, Lolita dibuat berdasarkan novel berjudul sama karangan Vladimir Nabokov yang dipublikasikan tahun 1955. Ini adalah film adaptasi kedua dari novel tersebut. Sebelumnya juga pernah dibuat film serupa berjudul Lolita arahan sutradara Stanley Kubrick dan dirilis tahun 1962.

Film ini sendiri berkisah tentang seorang pria paruh baya bernama Humbert yang jatuh cinta dan terobsesi dengan gadis 14 tahun bernama Dolores atau yang ia panggil dengan nama Lolita. Humbert melakukan berbagai cara agar bisa selalu bersama gadis kesayangannya tersebut, termasuk menikahi Charlotte Haze yang tak lain adalah ibu dari Lolita.

 

 

Mau nonton drakor ? langsung kesini ya  : nonton film layarkaca21 lk21 indoxxi

 

Kemunculan film Lolita cukup mengundang kontroversi karena dianggap meromantisasi kisah pria pedofil. Terlepas dari semua itu, film ini cukup mencuri perhatian karena sang bintang utama, Jeremy Irons dan Dominique Swain, menampilkan akting yang meyakinkan.

Selain Jeremy Irons dan Dominique Swain, ada beberapa pemain lain yang ikut melengkapi isi cerita dengan perannya masing-masing. Siapa saja mereka? Yuk, kenalan dengan para tokoh penting di film Lolita agar kamu juga bisa lebih paham dengan jalan ceritanya.

 

Buat yang mau nonton langsung kesini : nonton film online sub indo

 

1. Jeremy Irons (Humbert Humbert)

pemeran-lolita-1_

Karakter Humbert diperankan oleh aktor asal Inggris, Jeremy Irons. Mengawali karier di tahun 1969, Jeremy Irons telah membintangi banyak film. Beberapa filmnya antara lain Reversal of Fortune (1990), Die Hard with a Vengeance (1995), Kingdom of Heaven (2005), Eragon (2006), Assassin’s Creed (2016), dan Justice League (2017).

Dalam film Lolita, Humber adalah pria paruh baya asal Eropa yang memiliki kenangan cinta cukup menyedihkan. Saat masih muda, ia jatuh cinta pada gadis bernama Annabel Lee. Sayang, Annabel kemudian meninggal dunia karena sakit dan membuat Humbert sangat sedih. Sejak saat itu Humbert mulai terobsesi dengan gadis muda seumuran Annabel.

 

Bertahun-tahun kemudian Humbert menjadi seorang profesor sastra Inggris yang terbang ke Amerika Serikat untuk mengajar di New Hampshire. Di tempat barunya, Humbert menyewa sebuah kamar dari seorang janda bernama Charlotte Haze. Di sinilah Humbert bertemu dengan putri Charlotte yang bernama Dolores Haze.

Humbert kemudian menyebut Dolores dengan nama Lolita. Setiap hari Humbert selalu mengawasi gerak-gerik Lolita dan semakin jatuh cinta padanya. Humbert sendiri kemudian menikah dengan Charlotte. Bukan karena cinta, tapi Humbert hanya ingin terus bersama Lolita yang kini jadi anak tirinya.

Humbert menuangkan perasaannya dalam sebuah diary yang kemudian ditemukan oleh Charlotte. Kedok Humbert pun terbongkar. Charlotte yang pergi meninggalkan rumah kemudian tewas dalam sebuah kecelakaan. Kematian Charlotte justru semakin membuat Humbert makin leluasa mengejar Lolita.

Humbert dan Lolita sering bepergian ke berbagai tempat, menginap di hotel, dan melakukan hubungan terlarang. Keduanya sempat berpisah saat Lolita pergi dengan pria lain, tapi cinta dan obsesi Humbert terhadap Lolita tidak berubah. Ia bahkan nekat melakukan sesuatu di luar batas hanya karena ingin membalas dendam pada orang yang menurutnya telah menyakiti Lolita.

 

2. Dominique Swain (Dolores “Lolita” Haze)

pemeran-lolita-2_

Nama asli Lolita adalah Dolores Haze. Lolita sebenarnya merupakan nama panggilan kesayangan yang diberikan oleh Humbert untuk anak tirinya tersebut. Di dalam film, Lolita yang masih berumur 14 tahun ini digambarkan sebagai gadis remaja yang cantik, lincah, manja, tapi juga cukup agresif untuk anak seusianya.

Lolita yang akhirnya jatuh cinta pada Humbert tak segan-segan menunjukkan rasa sukanya. Meski jauh lebih muda, Lolita tidak merasa canggung, ia bahkan berani menggoda pria paruh baya tersebut demi mendapatkan sesuatu yang ia inginkan.

 

 

Karena usianya belum cukup matang, Lolita kadang masih labil sehingga sempat bertengkar dengan Humbert. Ada kalanya Lolita merasa lelah dan tertekan karena merasa dikendalikan oleh Humbert. Ia kemudian pergi bersama seorang pria bernama Clare Quilty yang ternyata memiliki niat buruk.

Lolita akhirnya dicampakkan, tapi kemudian menikah dengan pria baik-baik dan membangun sebuah keluarga kecil. Meski sempat bertemu lagi dengan Humbert yang mengajaknya untuk kembali hidup bersama, Lolita menolak dan memilih keluarga kecilnya.

Karakter Lolita diperankan dengan sangat baik oleh Dominique Swain, ia bahkan mendapat pujian dari para kritikus film. Aktris kelahiran 12 Agustus 1980 ini tercatat sudah membintangi puluhan judul film, termasuk Face/Off (1997), Girl (1998), Happy Campers (2001), Alpha Dog (2006), Fall Down Dead (2007), dan Skin Traffik (2016).

 

 

3. Melanie Griffith (Charlotte Haze)

pemeran-lolita-3_

Charlotte Haze adalah wanita paruh baya yang kesepian. Ia hidup sebagai ibu tunggal dan hanya tinggal berdua dengan Lolita. Ia menyewakan kamar pada Humbert dan tertarik dengan pria asal Eropa itu. Charlotte bisa dibilang memiliki hubungan yang kurang dekat dengan putrinya sendiri. Ia juga tidak tahu-menahu soal Humbert yang sejak awal sudah mengincar Lolita.

Charlotte sendiri akhirnya menikah dengan Humbert yang sangat ia cintai. Akan tetapi, semuanya berubah ketika Charlotte menemukan diary Humbert. Ia marah mengetahui suaminya tidak pernah mencintainya dan malah menyukai putrinya sendiri. Charlotte kemudian pergi keluar rumah dengan penuh kebencian, tapi nasibnya malang karena ia tertabrak mobil dan tewas seketika.

Tokoh Charlotte Haze dipercayakan kepada aktris Melanie Griffith yang sudah memulai karier-nya sejak tahun 1960-an. Beberapa film yang pernah dibintanginya adalah Body Double (1984), Working Girl (1988), Pacific Heights (1990), Paradise (1991), dan Automata (2014).

 

 

4. Frank Langella (Clare Quilty)

pemeran-lolita-4_

Clare Quilty adalah seorang pedofil dan predator anak yang jauh lebih parah dari Humbert. Sejak pertama kali bertemu dengan Humbert dan Lolita, ia langsung tahu kalau keduanya tidak memiliki hubungan selayaknya ayah dan anak. Quilty menyukai Lolita dan mengincar gadis tersebut. Ia berusaha untuk terus mendekatinya sekaligus merebutnya dari Humbert.

Saat Lolita lelah dengan Humbert dan ingin merasakan kebebasan, ia akhirnya pergi bersama Quilty dan berpisah dari ayah tirinya tersebut. Namun ternyata Quilty ingin memanfaatkan Lolita dan memaksanya terlibat dalam pembuatan film pornografi. Ketika Lolita menolak, Quilty pun membuangnya begitu saja dan tak peduli lagi padanya.

Clare Quilty diperankan oleh Frank Langella, aktor asal Amerika yang sudah aktif bermain film sejak tahun 1960-an. Ia pernah mendapat nominasi Oscar sebagai Best Actor lewat film Frost/Nixon (2008). Beberapa filmnya yang lain adalah Stardom (2000), Superman Returns (2006), All Good Things (2010), Unknown (2011), dan Draft Day (2014).

 

5. Emma Griffiths-Malin (Annabel)

pemeran-lolita-5_

Annabel adalah gadis yang dicintai Humbert saat masih muda. Annabel merupakan gadis tanggung berumur belasan tahun yang saat itu sedang berkunjung ke hotel bersama keluarganya. Ia mencuri perhatian Humbert, dan Annabel sendiri memiliki perasaan yang sama terhadap pemuda itu.

Keduanya menjadi sangat dekat dan melakukan kontak fisik. Sayang, beberapa bulan kemudian Annabel meninggal karena sakit tifus dan meruntuhkan dunia Humbert saat itu. Dari sinilah Humbert mulai terobsesi dengan gadis muda yang usianya serupa dengan Annabel.

Annabel diperankan oleh Emma Griffiths-Malin, aktris sekaligus sutradara asal Inggris. Lolita adalah film mayor pertamanya. Selain Lolita, ia pernah membintangi film lain seperti Gangster No. 1 (2000), The Hole (2001), Animal (2005), serta sejumlah film pendek dan beberapa serial televisi.