Perkembangan Sejarah Kimchi, Ada 300 Jenis Kimchi Saat Ini

Promo Samwon Kimchi Sawi Makanan Korea Fresh Made [500 Gram] di Seller  Plaza Korea - Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta | Blibli

Kimchi adalah sayuran fermentasi Korea dengan rasa yang unik. Kimchi fermentasi tidak hanya disajikan sebagai lauk, tetapi juga dicampur dan dipasangkan dengan hidangan lain seperti sup atau pancake.

Untuk mengetahui sejarah kimchi dan penjabarannya, berikut penjelasan dari berbagai sumber.

Sejarah Kimchi

Dalam buku harian berjudul “Discussion on The Origin of Kimchi, Representative of Korean Unique Fermented Vegables” oleh DaiJa Jang, Kyung Rhan Chung, Kangsung Kim, Dae Young Kwon, dan Hye Jeong Yang, kimchi diciptakan sekitar 4.000 tahun yang lalu. Bahan untuk membuat kimchi telah lama dibudidayakan selama periode Tiga Kerajaan di Korea.

Cabai merah bermanfaat dalam menghambat proses pembusukan dalam produksi kimchi. Tak heran, penduduk lokal di negeri ginseng ini membuat kimchi pedas dengan banyak bubuk cabai.

Di masa lalu, kimchi disimpan di toples batu sepanjang musim dingin. Saat musim panas tiba, orang Korea menggantung pot tanah liat di dalam sumur.

Ini untuk menjaga kimchi tetap segar dan segar saat Anda menikmatinya selama musim panas.

Menurut Visit Korea, kimchi sudah ada pada abad ke-4. Sayuran fermentasi telah menjadi cara terbaik untuk mengawetkan makanan untuk waktu yang lama.

Pada abad ke-5 dan ke-6, kimchi mulai dibuat dengan menggunakan sayuran seperti kubis dan lobak sebagai bahan dasar pembuatannya.

 

Perkembangan Kimchi

Ada banyak jenis kimchi yang diproduksi, karena zona, suhu dan kondisi lingkungan, ada sekitar 300 jenis kimchi. Jenis kimchi yang dikonsumsi banyak adalah Baechu kimchi, kkakkdugi kimchi dan Oi sobagi.

Kimchi juga tumbuh dan menjadi beberapa jenis tergantung di mana ia diproduksi, seperti baechu kimchi, yang biasanya ditemukan di daerah Seoul. Kimchi jenis ini memiliki rasa yang tidak terlalu asam.

Biasanya kimchi baechu disajikan di restoran karena rasanya yang tidak terlalu kuat sehingga bisa dinikmati oleh semua oran. Jenis kimchi lain di Provinsi Jeolla yang rasanya lebih pedas, asam.

Gat kimchi, yang terbuat dari sawi hijau yang difermentasi. Aromanya juga cukup kuat karena ditambahkan jahe.

Ada juga dongchimi kimchi yang bisa dinikmati sebagai makanan atau minuman karena banyak airnya. Berisi lobak yang dicampur dengan air, bawang putih, jahe dan irisan pir Korea.

Setelah proses fermentasi, kimchi dongchimi akan menghasilkan cairan berkilau yang manis dan asam. Jika di daerah pesisir seperti Chungcheon banyak terdapat olahan kimchi yang diperkaya dengan seafood seperti teri dan rumput laut.