Poin-poin Penting dalam Jasa Studi Kelayakan

Jasa Studi kelayakan dalam manajemen proyek biasanya akan menilai area-area berikut:

 

Kelayakan teknis: 

Penilaian ini akan melihat apakah perusahaan memiliki sumber daya teknis untuk melaksanakan proyek. Penilaian kelayakan teknis juga akan membantu Anda menentukan apakah sumber daya teknis yang tersedia mampu mencapai goals yang diinginkan. 

 

Anggaran atau ekonomi:

Penilaian ini dilakukan untuk mengetahui apakah perusahaan memiliki anggaran untuk melaksanakan proyek. Studi kelayakan ini harus Anda lakukan sebelum sumber daya keuangan dialokasikan.

 

Legalitas atau hukum:

Penilaian untuk melihat apa saja persyaratan hukum yang diperlukan dan dapatkah perusahaan memenuhinya. Dengan melakukan penilaian ini, perusahaan dapat menghemat banyak waktu dan tenaga jika mereka mengetahui terdapat beberapa faktor yang membuat proyek tidak memungkinkan untuk dijalankan sejak awal. Evaluasi ini juga akan memeriksa apakah ada aspek proyek yang bertentangan dengan persyaratan hukum.

 

Kelayakan operasional:

Studi kelayakan operasional melibatkan analisis untuk menentukan apakah kebutuhan perusahaan dapat terpenuhi dengan menyelesaikan proyek tersebut. Studi kelayakan ini juga akan memeriksa bagaimana rencana proyek dapat memenuhi persyaratan yang telah diidentifikasikan.

 

Waktu atau penjadwalan:

Studi kelayakan ini akan menilai apakah proyek dapat diselesaikan dalam waktu yang masuk akal. Penilaian ini perlu Anda lakukan karena sebuah proyek akan dianggap gagal jika tidak dapat diselesaikan secara tepat waktu. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperkirakan berapa banyak waktu yang masuk akal dan dibutuhkan untuk bisa menyelesaikan proyek tersebut.

 

studi kelayakan

Keuntungan memakai Jasa Pembuatan Studi Kelayakan dalam Manajemen Proyek

Studi kelayakan penting untuk dilakukan karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang proyek yang diusulkan. Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh saat Anda melakukan studi kelayakan dalam manajemen proyek:

 

Sebelum perusahaan mengalokasikan anggaran, tenaga, dan waktu, perusahaan dapat mengetahui apakah proyek tersebut memiliki kemungkinan besar akan berhasil atau tidak.

Meningkatkan efisiensi dan fokus tim proyek.  

Membantu mendeteksi dan memanfaatkan peluang baru.

Memperkuat dengan bukti mengapa dan bagaimana proyek harus dilaksanakan

Mendiagnosis kesalahan dan membantu memecahkannya

Mencegah terjadinya ancaman yang membahayakan bisnis dan membantu dalam mitigasi risiko

Memberikan wawasan berharga bagi tim dan pemangku kepentingan yang terkait proyek yang akan dijalankan.