Profil I Gede Ngurah Patriana Krisna, Wakil Bupati Jembrana

Seorang pria yang akrab disapa Ipat jadi wakil bupati atas perlindungan Partai Golkar. Saat sanggup mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Jembrana, Ipat mengungkapkan keinginannya untuk bekerja sama bersama dengan Nengah Tamba Garagara untuk mencalonkan diri di dalam penentuan umum Jembrana, dan dia termasuk menyaksikan prosesnya.

Dalam suasana selagi ini, tidak tersedia pergantian atau kemajuan di ujung barat Bali. Pertunjukan ini sama bersama dengan ayahnya Gede Vinas sebagai Bupati Jembrana. Ipat menyatakan bahwa dirinya sebetulnya siap membangun ulang nama baik Jembrana.

 “Jembrana tidak kembali seperti bidang lain, karena di zaman papa aku banyak inovasi dan program yang segera menyasar keperluan dasar masyarakat, seperti pendidikan dan kesehatan. Tapi sementara ini aku memandang tidak ada inovasi besar, tetapi inovasi, kata Ipat .Dengan paket Bupati Jembrana Nenga Tamba.

  Ketika ia sanggup mencalonkan diri di dalam pemilihan, calon Bupati Jembrana Nenga Tamba menginformasikan bahwa ia tidak hanya berpartisipasi di dalam kompetisi daerah.Pilihan didasarkan terhadap keinginan dan keinginan untuk menyaksikan perbaikan di dalam Gembrane memerintah negaranya selagi ini, dia jauh dari menyaksikan kemakmuran masyarakat.

Tamba mengutarakan menjatuhkan pilihannya kepada putra sulung Bupati Jembrana dua periode 2000-2010 Gede Winasa gara-gara lihat bibit, bobot, dan bebet seorang Ipat. Pertimbangan memilih Ipat sebagai paketnya terhitung diakui Tamba didasarkan atas hasil survey.

“Memilih Ipat butuh proses yang tidak gampang. Apalagi beliau adalah ASN Golongan IVA. Namun keseriusan beliau berpaket dengan aku untuk bersama membangun Jembrana lebih baik dari saat ini terlampau aku apresiasi”, kata Tamba yang juga politisi Partai Demokrat ini.

Tamba melanjutkan bahwa Ipat telah final maju di Pilkada Jembrana dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai yang langsung ditandatangani Ipat.

“Proses yang kita tempuh ini tak cuma sekala tapi juga niskala. Surat pernyataan Ipat itu ia tandatangani dihadapan Ida Rsi dari Griya Tegal Cangkring”, Dikutip dari konteks.

Bukti keseriusan Ipat sudah final maju di Pilkada Jembrana dibuktikan bersama surat pengakuan bermaterai yang segera ditandatangani Ipat. Bahkan sebelum saat lakukan sistem sekala, di awalnya Tamba dan Ipat melalui sistem niskala melalui upacara melukat secara tertentu di Griya Tegal Cangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

“Sebelumnya sistem yang kita tempuh ini tak hanya sekala, tapi juga niskala. Kami di awalnya melukat di Griya Tegalcangkring, Rsi Bujangga, sekaligus sebagai pengakuan sikap Ipat bersedia jadi calon wakil bupati Jembrana. Bahkan surat pengakuan Ipat itu ia tandatangani dihadapan Ida Rsi Bujangga berasal dari Griya Tegal Cangkring,” tegas Tamba mengakhiri.

Riwayat Pendidikan:

SD : SDN 4 Saraswati Denpasar

SMP : SMP 1 Denpasar

SMA : SMA 3 Denpasar

S1 : Universitas Udayana

S2 : Universitas Brawijaya

Pribadi

Menikah dengan Indah Swari Dewi dan dikaruniai anak 3 orang.