Simak Berikut Ini! Panduan Proses Melahirkan Normal dengan Cepat dan Aman

Jasa Perawatan Pasca Melahirkan – Saat mengulas proses persalinan normal (vaginal birth), semua ibu mengharap agar melewatinya secara cepat dan tidak begitu menyakitkan. Beberapa ibu memang lumayan mujur dapat lewat proses melahirkan cepat hingga tidak perlu lama-lama di dalam rumah sakit menanti bukaan komplet.

Simak Berikut Ini! Panduan Proses Melahirkan Normal dengan Cepat dan Aman

Untuk ibu baru, pengalaman melahirkan pertama kalinya pasti membuat kuatir. Ditambahkan lagi dengar cerita-kisah bagaimana lama dan menyakitkannya saat rasakan kontraksi.

Bunda yang pernah melahirkan dan sedang menanti kelahiran anak ke-2 , ke-3 atau bahkan juga ke-4, umumnya lebih rileks dan tidak begitu tegang. Apa lagi bila jumlah anaknya banyak, proses melahirkan normal akan sama seolah tengah bersin saja karena sangat gampangnya.

Langkah Proses Melahirkan Normal dengan Cepat

1. Masih sehat dan bugar

Tekoa King, seorang bidan bersertifikasi sekalian profesor kebidanan dan ginekologi dari University of California, San Fransisco (UCSF) menjelaskan jika ibu hamil masih bertubuh bugar dan sehat, dia condong mempunyai waktu lahiran yang lebih singkat.

Kebugaran tingkatkan ketahanan badan. Bila badan Anda condong lebih toleransi pada proses persalinan, Anda condong tidak membutuhkan interferensi klinis.

Coba untuk teratur berjalan kaki, berenang, atau lakukan senam kehamilan. Tetapi sudah pasti, awalnya Bunda harus menanyakan dahulu pada bidan atau dokter kandungan.

2. Turut kelas melahirkan

Melatih diri dengan kelas persalinan akan menolong kurangi kekhawatiran Bunda. Coba mencari kelas yang pas yang ada di seputar Anda dan meminta Ayah ikut juga temani.

Tentukan kelas kecil dalam jumlah peserta kurang dari 10 orang, pelatih yang bersertifikat, dan yang sesuai arah Anda.

3. Tetapkan siapa yang bakal jadi suport sistem Bunda

Suami sudah pasti terus akan ada dalam segi Bunda dari saat sebelum persalinan sampai saat mengurusi bayi nanti. Tetapi kemungkinan Bunda memerlukan bantuan tambahan.

Menurut sebuah riset tes medis yang diedarkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology, wanita hamil yang disokong oleh doula (seorang professional terbiasa yang mengikuti ibu hamil dan melahirkan) mempunyai peluang 50% semakin sedikit memerlukan operasi Caesar dan 30% semakin sedikit memerlukan obat pembasmi merasa sakit.

Ditemani oleh doula membuat ibu hamil alami persalinan 25% lebih singkat dibanding yang tidak ditemani doula. Tetapi, Bunda tidak harus menggunakan layanan doula.

Suport sistem dapat berbentuk pilih dokter kandungan yang paling dipercaya, rumah sakit yang seperti, atau orang yang bakal menolong Anda dan suami dalam mengurusi bayi nanti.

4. Alihkan perhatian

Untuk Bunda yang baru pertama kalinya melahirkan, proses persalinan seputar 12-14 jam. Maka saat kontraksi diawali, coba untuk selalu tenang.

Jika Bunda cemas, coba untuk hitung kontraksi dan ambil napas dalam setiap merasa sakit ada. Alihkan perhatian dengan rutinitas lain, misalkan jalanan, mandi, atau memanggang kue.

Apa saja yang sukses membuat Bunda santai akan percepat proses persalinan.

5. Tentukan cemilan enteng

Cemilan enteng pada step awalnya persalinan saat ada dalam rumah akan menolong Bunda mempunyai energi yang cukup buat melahirkan. Jauhi makanan banyak mengandung lemak atau makanan yang susah diolah karena perut yang terlampau kenyang akan membuat Bunda muntah saat kontraksi mulai semakin intens.

Kontraksi otot dan pernafasan yang cepat sepanjang proses melahirkan akan membuat Bunda kehilangan banyak cairan. Minum banyak air saat sebelum persalinan akan menolong persalinan menjadi lebih cepat.

6. Mandi

Rasa ngilu karena kontraksi akan membuat otot-otot di sekujur badan jadi tegang dan kaku hingga pada akhirnya badan jadi benar-benar tidak nyaman. Dokter Marcie Richardson, seorang dokter kandungan di Harvard Vanguard Medical Associates, Boston, menjelaskan jika mandi air hangat bisa kurangi merasa tidak nyaman itu.

Untuk kesan seperti dipijat, tujukan shower ke sisi punggung atau pinggang.

7. Pijat

Dalam sebuah riset yang dilaksanakan oleh Touch Research Insitute di University of Miami School of Medicine, wanita hamil yang dipijat oleh suami memberikan laporan jika merasa sakit dan kekhawatiran akan proses melahirkan menyusut dibandingkan mereka yang tidak dipijat.

Diamkan suami tahu sisi yang mana perlu dipijat, misalkan tempat pundak dan leher saat kontraksi awalnya tiba. Lantas, penekanan kuat pada punggung sisi bawah sepanjang step kontraksi yang intensif.

Bunda bisa menjelaskan kapan Anda tidak ingin disentuh sama sekalipun.

8. Tidak boleh tiduran

Masih tegak saat mulai rasakan kontraksi memungkinkannya gravitasi bumi memberikan keuntungan saat proses persalinan kelak. Kepala bayi akan mendesak leher kandungan hingga terjadi pembukaan.

Coba bermacam status  berdiri, berlutut, atau jongkok   dapat kurasi ketaknyamanan dan menolong percepat persalinan.

9. Masih bernapas teratur

Pernafasan teratur tidak cuman membuat Bunda konsentrasi sepanjang kontraksi tetapi sekalian membuat Anda santai. Sepanjang persalinan, kerjakan taktik rileksasi, misalkan ambil napas dalam-dalam, mendeskripsikan tempat favorite, atau dengarkan musik.

Informasi Lainnya : Paket Setelah Melahirkan.