Simak Penjelasannya Tata Cara Aqiqah Sesuai Tuntunan Islam

Jasa aqiqah Jakarta  РKelahiran anak sudah pasti sebagai salah satunya moment yang paling dinanti dan menyenangkan untuk pasangan orangtua. Apa lagi bila anak dapat lahir dengan sehat dan selamat. Sebagai wujud sukur, karena itu orangtua disunnahkan untuk melangsungkan aqiqah.

9 Tata Cara Aqiqah untuk Anak dan Hukumnya Menurut Islam

Pada intinya, aqiqah untuk anak laki – laki dan wanita condong sama juga. Yang membandingkan antara ke-2 nya ialah jumlah kambing yang dikurbankan untuk aqiqah. Aqiqah untuk anak laki – laki memakai dua ekor kambing, sedang wanita ialah seekor kambing. Berikut ialah tata langkah aqiqah untuk anak yang harus dipahami:

1. Menyembelih Kambing
Hal pertama kali yang perlu dilaksanakan saat aqiqah ialah menyembelih kambing. Saat sebelum proses pemotongan diawali, disunnahkan untuk membaca doa aqiqah, yang maknanya:

“Bernama Allah dan dengan Allah, Aqiqah ini dari fulan bin fulan. Dagingnya dengan dagingnya, tulangnya dengan tulangnya. Ya Allah, menjadikan aqiqah ini sebagai pertanda kesetiaan ke keluarga Muhammad SAW”

2. Mengolah Daging Aqiqah
Ada dua opini berkenaan daging aqiqah. Opini pertama menjelaskan jika daqing aqiqah perlu diolah dahulu saat sebelum dibagi ke orang – orang sebagai sedekah. Sedang opini ke-2 merekomendasikan daging aqiqah dapat dibagi secara mentah, seperti daging kurban.

Namun, mayoritas ulama setuju jika opini yang menjelaskan jika mengolah daging aqiqah sebelum dibagi ialah terutama dibanding dengan membagikan secara mentah.

3. Makan Beberapa Daging Aqiqah
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-Bayhaqi, Aisyah ra. berbicara:

Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki – laki dan seekor kambing untuk anak wanita. Dia diolah tanpa memutus tulangnya. Lantas dikonsumsi (oleh keluarganya), dan disedekahkan di hari ke-7 .

Dari hadits itu terang jika daging aqiqah bisa dikonsumsi oleh keluarga, dan beberapa yang lain dapat dibagi ke tetangga atau fakir miskin. Tata langkah ini hampir serupa dengan pembagian daging kurban.

4. Cukur Rambut dan Menamai
Seterusnya, sebagai sisi dari tata langkah aqiqah untuk menggunting rambut bayi dan menamai. Penamaan bayi sebaiknya nama yang bagus. Karena ini jadi cerminan dan doa berkenaan adab dan iman anak ke Allah SWT.

Sedang untuk cukur rambut bayi di saat aqiqah, mayoritas ulama menganggap sebagai suatu hal yang Sunnah untuk dilaksanakan.

5. Doakan Bayi Saat Aqiqah
Tata langkah aqiqah selanjutnya dengan doakan kebaikan ke anak. Salah satunya doa yang disunnahkan untuk dibacakan ke bayi yang baru lahir mempunyai makna:

Saya perlindungkan kamu, wahai bayi, dengan kalimat Allah yang Gagah, dari setiap – setiap bujukan syaitan, dan setiap – setiap penglihatan yang penuh kedengkian.

Itu tata langkah aqiqah sama sesuai Sunnah yang dapat Anda turuti. Mayoritas ulama sepakat jika waktu terbaik untuk melakukan aqiqah ialah di saat bayi telah berusia tujuh hari. Tetapi, ada pula yang menjelaskan jika aqiqah dapat dikerjakan di hari ke-4 belas atau hari ke-2 puluh satu sesudah kelahiran bayi.